Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan laporan pertama diterima dari pihak keluarga atas nama Pardi pada pukul 16.23 Wita. Korban diketahui bernama Mujahid, laki-laki berusia 10 tahun.
Menurut laporan keluarga, sekitar pukul 14.00 Wita korban bersama beberapa temannya mandi di pantai tersebut. Saat sedang berenang, ombak dan arus kuat tiba-tiba menghantam hingga menyeret korban ke tengah laut. Upaya pencarian yang dilakukan keluarga dan warga setempat hingga kini belum membuahkan hasil.
“Setelah menerima laporan, pada pukul 16.40 Wita tim Rescue dari Unit Siaga SAR Tolitoli diberangkatkan menuju lokasi menggunakan rescue car dan perahu karet. Estimasi waktu tempuh sekitar lima jam, dan tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 Wita,” ujar Rizal dalam keterangan tertulis.
Lokasi kejadian berada di koordinat 1°11’22.75″ LU – 121°25’13.77″ BT, sekitar 75 derajat arah timur laut dari USS Tolis, dengan jarak tempuh sekitar 70 kilometer.
Dalam operasi SAR ini, unsur yang terlibat meliputi tim Rescue USS Tolis, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta nelayan setempat. Tim membawa sejumlah perlengkapan seperti rescue car, perahu karet, peralatan komunikasi, Palsar medis, dan peralatan evakuasi air.
“Perkembangan operasi SAR akan terus kami laporkan,” kata Rizal.
