Bulog Sulteng Targetkan Serap 11.000 Ton Beras dan 3.200 Ton Jagung pada Tahun 2026

Perum Bulog Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) menargetkan penyerapan pangan pada tahun 2026 sebanyak 11.000 ton beras dan 3.200 ton jagung, meningkat dari realisasi tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 8.000 ton setara beras.

Pimpinan Wilayah Bulog Sulteng, Jusri Pakke, menyampaikan bahwa target ini merupakan penugasan dari pemerintah pusat untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah dan menjaga ketahanan pangan daerah.

"Untuk tahun ini, kami menargetkan penyerapan 11.000 ton beras dan 3.200 ton jagung. Kami akan memaksimalkan penyerapan saat panen raya, yang diperkirakan mulai Maret," ujar Jusri Pakke.

Bulog Sulteng telah memetakan daerah sentra produksi di wilayah pantai barat dan pantai timur, seperti Parigi, Morowali, dan Luwuk. Beberapa daerah seperti Ampana, Tolitoli, dan Sigi Donggala telah mulai memasok jagung ke gudang Bulog.

Bulog juga mendorong petani menjual gabah karena harga lebih baik, tapi masih perlu sosialisasi karena banyak petani yang prefer menjual beras. "Masyarakat masih terbiasa jual beras, jadi kita perlu sosialisasi," kata Jusri Pakke.

Dengan koordinasi dinas pertanian, Bulog Sulteng optimis bisa memenuhi kebutuhan stok dan jaga harga di tingkat petani.

Lebih baru Lebih lama