PALU, SULTENG_ – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Imanuel Rudy, .S.H.,M.H Pailang hadir dalam Rapat Pimpinan Daerah di Rupatama Polda Sulteng, menegaskan komitmen kejaksaan memperkuat profesionalitas dan soliditas antar pemangku kepentingan demi keamanan dan ketertiban masyarakat
Peran Tiga Bidang Strategis
Pailang memaparkan peran kejaksaan lewat Bidang Datun (bantuan hukum, legal audit, pemulihan kerugian negara), Intelijen (program Jaksa Mandiri Pangan, pengawasan pupuk dan energi, pengamanan proyek strategis), serta Pidana Umum dan Khusus (penindakan mafia pangan, tanah, illegal mining, pencucian uang energi).
Isu Pangan dan Energi
Tantangan sektor pangan mencakup korupsi distribusi, manajemen risiko lemah, dan kolusi usaha-pengawas. Di sektor energi, Sulteng menghadapi illegal mining nikel Morowali, ketidaksinkronan regulasi, dan ketimpangan hilirisasi.
Pengawasan dan Deregulasi
Kejati menerapkan risk based compliance, legal due diligence, serta sistem peringatan dini. Harmonisasi Perda dengan UU terus didorong untuk mencegah kriminalisasi kebijakan dan memperkuat koordinasi lintas lembaga.
Program Lapangan
Implementasi mencakup Gerakan Tanam Jagung, Gerakan Pangan Murah, pengawasan TPID, pendampingan cetak sawah, dan pengamanan proyek strategis nasional energi bersama PLN.
“Kejaksaan hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi mitra strategis pembangunan yang profesional, humanis, dan berintegritas,” tegas Pailang.
