Jasa Raharja terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang optimal selama periode arus balik Idulfitri 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemantauan kesiapsiagaan operasional di sejumlah titik strategis lintas Sumatera, meliputi wilayah Banten, Lampung, hingga Sumatera Selatan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, yang dimulai sejak Selasa (24/3/2026). Fokus utama peninjauan mencakup kondisi arus balik di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni, termasuk kesiapan layanan di dermaga ferry yang menjadi salah satu titik krusial mobilitas pemudik.
Sebagai bagian dari BUMN yang tergabung dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas. Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh lini layanan berjalan optimal dalam mendukung keselamatan dan kelancaran arus balik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Pelabuhan Merak dan PT ASDP Indonesia Ferry. Dalam kesempatan tersebut, Harwan bersama jajaran meninjau langsung kesiapan operasional, mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, serta berdialog dengan para pemudik guna menyerap masukan.
Setelah melakukan penyeberangan menuju Lampung, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi korban kecelakaan lalu lintas di RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Selain itu, rombongan juga menyambangi Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) Begadang V, sekaligus menyerahkan bantuan simpatik kepada para pemudik.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula pelepasan pengawalan arus balik kendaraan roda dua bersama Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung. Pengawalan ini dilakukan dari Posyanter Begadang V menuju Pelabuhan Bakauheni sebagai bentuk sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjamin keamanan pemudik.
Peninjauan berlanjut pada Rabu (25/3/2026) dengan kunjungan ke Posyanter Talang Kelapa di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pos ini berada di jalur strategis Palembang–Jambi yang kerap mengalami kepadatan. Di lokasi tersebut tersedia berbagai layanan pendukung, seperti layanan kesehatan, bengkel, ambulans, mobil derek, serta fasilitas istirahat bagi pemudik.
“Momentum arus balik ini menjadi ujian nyata bagi kesiapsiagaan kami dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh insan Jasa Raharja siap memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan tepat,” ujar Harwan.
Selain meninjau pos pelayanan, Harwan juga menjenguk korban kecelakaan yang dirawat di RS Mohammad Hoesin Palembang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus memastikan penanganan korban berjalan sesuai prosedur.
Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja juga menegaskan komitmennya melalui implementasi program Zero Pending Claim, yaitu memastikan tidak ada pengajuan santunan yang tertunda. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan prima serta mempercepat proses penanganan korban kecelakaan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Jasa Raharja berharap seluruh jajaran di wilayah Banten, Lampung, dan Sumatera Selatan semakin siap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus balik, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan penuh empati kepada masyarakat.
