PALU– Ballroom Hotel Doda bergemuruh Kamis (30/4/2026) malam. Tepuk tangan 76 atlet dari 6 negara pecah berkali-kali saat satu per satu nama juara dipanggil ke panggung. _International Paragliding Cross Country Championship FAI CAT 2 – IPXC + Central Celebes Governor Cup 1st Series Salena 2026_ resmi ditutup, mengukir sejarah baru untuk langit Sulawesi Tengah.
Di bawah sorot lampu dan layar LED raksasa bertuliskan _“IPXC + Central Celebes Governor Cup 1st Series - Salena 2026”_, malam penutupan jadi pesta kemenangan sekaligus pembuktian. Puncak Salena, Buluri, Kota Palu, yang 5 hari jadi arena tarung para pilot dunia, malam itu dinobatkan naik kelas.
•5 Hari, Zero Accident, Salena Taklukkan Dunia
"Alhamdulillah, 5 task, 76 pilot, 6 negara, zero accident. Ini sejarah," ujar Ketua Panitia Pelaksana, Asgaf Umar, disambut riuh tepuk tangan. "Thermal Salena yang teknikal dan angin 15-20 km/jam membuat kompetisi ini diakui dunia."
Sejak 25–30 April 2026, langit Palu jadi saksi pertarungan sengit atlet Indonesia, Korea Selatan, Singapore, Cina, Chinese Taipei, dan Australia di 6 kategori: Overall, Sport Class, Junior U26, Team, Women, dan The Master. Semua mata tertuju ke Korea Selatan dan Cina yang tampil dominan. Namun sorak paling keras justru untuk tuan rumah Sulteng yang berhasil menempatkan dua atlet di 5 besar Overall dan merebut perunggu di Sport Class.
•Chigwon Jatuh Cinta, Xiaomi Xie Jadi Ratu
Momen paling emosional terjadi saat Chigwon dari Korea Selatan naik podium sebagai juara Overall. Dengan hadiah Rp24.000.000 di tangan, ia tak bisa menyembunyikan rasa kagum. "Saya jatuh cinta dengan Puncak Salena. Thermal-nya menantang tapi fair. Saya pasti kembali tahun depan," katanya.
Di kategori Women, Xiaomi Xie dari Cina mengukuhkan diri sebagai ratu langit Palu. Dominasi Korsel-Cina di podium tak terbantahkan, tapi perjuangan atlet Sulteng yang menembus papan atas melawan raksasa Asia jadi cerita paling membanggakan malam itu.
Penyerahan piagam dan hadiah dilakukan panitia bersama Kadispora Sulteng mewakili Gubernur, Sekretaris KONI mewakili Ketua KONI, serta perwakilan Kapolda dan Pangdam. Bank Sulteng sebagai sponsor utama ikut mengapresiasi suksesnya event tanpa insiden ini.
•Ekonomi Terbang, Janji 2027 Menggema
Tak hanya soal prestasi, IPXC 2026 juga terbukti jadi mesin ekonomi. "Okupansi hotel di Palu tembus 85% dan UMKM lokal bergerak semua. Ini baru 1st Series," tegas Asgaf Umar.
Targetnya tak main-main. "Tahun depan kita bidik 2nd Series dengan 15 negara. Insyaallah tahun 2027 nanti paralayang internasional akan dilaksanakan di Puncak Salena lagi. Puncak Salena akan jadi ikon dirgantara dunia," ujarnya disambut tepuk tangan panjang.
Malam ditutup dengan jamuan makan malam, foto seluruh kontingen, dan video _highlight_ 5 hari pertarungan di langit Salena. Saat tulisan _“See You at Salena 2027”_ muncul di layar LED, ballroom kembali bergemuruh.
Puncak Salena telah mencatat sejarah. Dari Palu untuk dunia.
