PALU - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 resmi bergulir. Salah satu sasaran fisik utama dalam program ini adalah bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu di wilayah Kodim 1306/Kota Palu.
Memasuki hari pertama pelaksanaan pada Kamis (23/4/2026), personel Satgas TMMD langsung tancap gas memulai pengerjaan rumah milik Bapak Supriati (60). Warga Desa Sausu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) ini menjadi salah satu penerima manfaat program tahun ini.
Pantauan di lokasi, tampak personel Babinsa bahu-membahu bersama warga setempat. Suasana kekompakan dan kemanunggalan TNI-Rakyat terlihat jelas saat mereka mulai membongkar dan menyiapkan material.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo, menegaskan bahwa pembangunan RTLH ini merupakan komitmen TNI dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Tujuan program Rehabilitasi atau Pembangunan RTLH ini adalah untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak dihuni bagi warga kurang mampu," ujar Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo, Kamis (23/4).
Ia menambahkan, program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kehadiran negara dan TNI di tengah kesulitan rakyat. Pihaknya menargetkan pengerjaan rumah Bapak Supriati dan sasaran fisik lainnya dapat rampung tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Pengerjaan yang dimulai sejak hari pertama ini diharapkan dapat segera memberikan hunian yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi para penerima manfaat, sekaligus menggerakkan semangat gotong royong di tengah masyarakat pedesaan.
Pembangunan rumah Bapak Supriati di Desa Sausu ini merupakan satu dari sekian banyak sasaran fisik dalam TMMD ke-128.
Selain pembangunan RTLH, TMMD ke-128 juga menyasar berbagai pembangunan infrastruktur lainnya yang bertujuan untuk membuka aksesibilitas dan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Parimo.

