PALU – Memasuki hari kelima sekaligus hari terakhir, gelaran lomba paralayang internasional di Puncak Salena, Buluri, Kota Palu, Sulawesi Tengah, berjalan lancar dan kondusif hingga Kamis (29/4/2026). Cuaca cerah dengan arah angin stabil membuat seluruh task pertandingan bisa digelar sesuai jadwal tanpa kendala.
Ketua Panitia Pelaksana, Asgaf Umar, mengatakan hari kelima lomba berjalan sukses. Seluruh atlet dari dalam dan luar negeri berhasil melakukan penerbangan dengan aman.
"Alhamdulillah sampai hari kelima ini semua task berjalan lancar. Tidak ada insiden. Cuaca di Puncak Salena sangat bersahabat, kecepatan angin 15-20 km/jam, ideal untuk terbang," ujar Asgaf Umar di lokasi take-off, Kamis (29/4/2026).
•Hanya Nomor Cross Country
Asgaf meluruskan, lomba tahun ini hanya mempertandingkan nomor _cross country_ dengan lima kategori:
1. Overall
2. Sport Class
3. Junior U26
4. Team (Beregu)
5. Women
Hari ini diselesaikan 1 task _cross country_ kategori jarak menengah sebagai task penutup. Total peserta mencapai 78 atlet dari 6 negara, termasuk Indonesia, Korea Selatan, Singapore, Cina, Chinese Taipei, dan Australia.
•Klasemen Sementara: Cina dan Korsel Teratas
Berdasarkan rekap poin sementara hingga hari kelima, klasemen kategori _women_ dipimpin atlet putri Cina, *Xiaomi Xie*. Sementara di kategori _overall_ putra, posisi puncak ditempati *Chigwon* dari Korea Selatan.
"Atlet Cina dan Korea Selatan tampil konsisten di semua task. Ini hari terakhir, tapi hasil resmi tetap menunggu rekap total poin sore ini," kata Asgaf.
•Apresiasi untuk Semua Pihak
Asgaf Umar juga mengapresiasi kerja TNI-Polri, Basarnas, tim medis, dan relawan yang menjaga kelancaran dan keamanan event selama lima hari. Ratusan penonton lokal turut memadati Puncak Salena menyaksikan aksi para pilot.
Lomba paralayang internasional ini digelar 5 hari, 26 April – 30 April 2026. Penutupan dan penyerahan medali dijadwalkan Kamis (30/4/2026) sore ini.

