SIGI,SULTENG Ada yang berbeda di Aula Sarja Arya Racana, Mako Polres Sigi, Sabtu siang (23/5/2026). Seragam cokelat masih sama, tapi suasananya jauh lebih hangat dari upacara formal yang baru saja usai. Jabat tangan lebih erat, senyum lebih lama — dan sesekali, kata-kata yang keluar dari para pejabat lama terasa berat untuk diucapkan.
Itulah warna acara ramah tamah yang digelar usai upacara serah terima jabatan di lingkup Polres Sigi. Sederhana, tapi bermakna. Hadir dalam kesempatan itu Kapolres Sigi AKBP Kari Amsa Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Sigi Kompol Wawan Setiono, S.H., M.H., para Kasat dan Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Polres Sigi Ny. Ayu Ritonga beserta jajaran, serta seluruh personel Polres Sigi.
Acara ini menjadi penanda resmi bergesernya delapan jabatan strategis di lingkup Polres Sigi. Di antaranya, AKP Sidik Mashudiyanto, S.A.P. yang sebelumnya menjabat Kabagops, AKP Siti Elminawati, S.H., M.H. selaku Kasat Reskrim, AKP Andi Faisal, S.T. sebagai Kasat Intelkam, serta para Kapolsek Biromaru, Marawola, Palolo, dan Kulawi. Posisi-posisi tersebut kini resmi diemban oleh pejabat baru sesuai Keputusan Kapolda Sulawesi Tengah Nomor KEP/243/IV/EMPAT.1.1./2026 tertanggal 29 April 2026.
Momen paling menyentuh datang ketika para pejabat lama diberi kesempatan menyampaikan kesan selama bertugas di Polres Sigi. Satu per satu berdiri, dan hampir semuanya menyebut hal yang sama — sosok dan kepemimpinan Kapolres Sigi yang mereka rasakan langsung. Ada yang bicara soal arahan teknis sang pimpinan yang membentuk cara mereka bekerja, ada pula yang mengutip kata-kata Kapolres yang selama ini menjadi pegangan dan motivasi dalam menjalankan tugas.
Dalam sambutannya, Kapolres Kari Amsa Ritonga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat lama atas dedikasi mereka, seraya mendoakan agar sukses di tempat tugas yang baru.
Dua nama mendapat apresiasi khusus. Mantan Kabagops Polres Sigi, AKP Sidik Mashudiyanto, S.A.P., disebut telah menjaga wilayah hukum Polres Sigi tetap kondusif selama kurang lebih satu tahun masa tugasnya. Sementara mantan Kasat Reskrim, AKP Siti Elminawati, S.H., M.H., mendapat pujian atas keberhasilannya mengungkap berbagai kasus selama sekitar delapan bulan bertugas — pencapaian yang, kata Kapolres, patut diapresiasi.
Kapolres kemudian berbagi cerita perjalanan karirnya yang telah membawanya bertugas di berbagai daerah. Dari pengalaman panjang itu, ia memegang satu prinsip yang tak pernah berubah: tetap tenang dan berjiwa besar dalam menghadapi tekanan. Ia mengutip sebuah pepatah dalam bahasa Inggris yang sudah lama menjadi kompasnya — "where there is a will, there is a way" — di mana ada kemauan, di situ ada jalan.
Kepada para pejabat baru, pesannya singkat tapi tegas: segera sesuaikan diri di lingkungan tugas masing-masing dan langsung jalankan tanggung jawab yang telah dipercayakan.
Tak kalah hangat, para pejabat baru pun diberi kesempatan memperkenalkan diri. Mereka masing-masing menceritakan latar belakang keluarga dan pengalaman bertugas sebelum tiba di Polres Sigi. Satu hal yang terasa seragam dari sambutan mereka — harapan yang tulus agar mendapat bimbingan dari Kapolres Sigi dalam menjalankan tugas ke depan di lingkup Polres Sigi. Sebuah awal yang rendah hati dari wajah-wajah baru yang siap mengabdi.
Acara berakhir dengan santap siang bersama, pemberian cindera mata, dan sesi foto yang diwarnai tawa dan hangatnya kebersamaan. Namun satu momen menjadi penutup yang paling membekas — tradisi pelepasan yang sederhana tapi penuh makna. Para pejabat lama menaiki mobil truk yang telah menanti di depan pintu aula, melambai pergi sebagai simbol bahwa tugas di Polres Sigi telah usai, dan babak baru menanti di tempat lain.
Truk itu perlahan bergerak. Bagi yang menyaksikan, ada rasa yang sulit dijelaskan — antara bangga, haru, dan doa yang dikirim dalam diam.Rif
