_Inisiatif Warga Ongka Malino: Rezeki dari Alam, Kembali untuk Sesama_
_Parigi Moutong, Rabu Malam 24/6/2026_
PARIGI MOUTONG – Tak ada panggung megah, tak ada spanduk besar. Syukuran masyarakat penambang rakyat Desa Karya Mandiri, Kec. Ongka Malino, digelar sederhana Rabu malam 18/6/2026. Lokasinya: ruang terbuka desa, tepat di bawah rimbunan pohon besar tempat warga biasa berkumpul.
Tapi kehangatannya luar biasa. Di atas alas biru panjang, makanan dan minuman hasil sumbangan sukarela warga tersaji. Yang duduk melingkar bukan cuma penambang. Ada anak-anak yatim piatu, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah desa. Semua menyantap hidangan yang sama, berdoa bersama, tertawa bersama.
Acara dipimpin langsung Ustadz Rozak. Suasana tertib, penuh kekeluargaan.
Perwakilan kelompok penambang menegaskan: ini murni inisiatif warga. Tanpa instruksi, tanpa anggaran. “Kami ingin berbagi apa yang kami peroleh dari alam ini, berharap kebaikan ini membawa berkah dan mempererat tali persaudaraan di desa kita,” ujarnya.
Bagi mereka, hasil tambang bukan hanya rezeki pribadi. Ada hak orang lain di dalamnya, terutama anak-anak yatim yang butuh perhatian lebih.
Dalam doa dan arahan, Ustadz Rozak mengingatkan warga untuk terus menjaga keharmonisan. Saling mendukung, saling menguatkan. Budaya berbagi harus jadi kebiasaan, bukan musiman.
Kehadiran pemerintah desa mendapat sambutan baik. Itu tanda pemangku jabatan mendukung kegiatan positif yang tumbuh dari kesadaran masyarakat sendiri. Dari bawah, untuk semua.
Sepanjang acara, suasana akrab terasa. Anak yatim tersenyum, warga bertukar harapan demi kemajuan Desa Karya Mandiri. Warga sepakat: kegiatan seperti ini harus rutin. Biar desa makin rukun, makin makmur, makin penuh kasih sayang.
Karena syukur paling indah bukan saat kita dapat banyak. Tapi saat kita bisa bikin orang lain merasa cukup.
*#KaryaMandiriBerbagi #OngkaMalino #DesaPeduli
