Palu – Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar mengapresiasi partisipasi 120 Pelaku UMKM Lokal yang turut meramaikan Festival Rakyat Nusantara 2026. Menurutnya, kehadiran para pelaku usaha tersebut menjadi bukti nyata bahwa festival tidak hanya menjadi ruang untuk berkumpul dan berlomba untuk mempererat kebersamaan, tetapi juga mampu menggerakkan dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Apresiasi tersebut disampaikan Pangdam saat acara Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 di Lapangan Immanuel, Kota Palu, Minggu (19/7/2026). Selama pelaksanaan festival, ratusan pelaku UMKM ikut berpartisipasi dengan menyediakan makan dan minuman hingga produk kreatif lainnya.
Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelaku UMKM yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan Festival Rakyat Nusantara 2026.
“Keberadaan 120 pelaku UMKM menjadi salah satu indikator keberhasilan festival ini. Produk-produk lokal yang ditampilkan menunjukkan potensi besar yang dimiliki Sulawesi Tengah dan harus terus didorong agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Pangdam.
Pangdam menegaskan bahwa Festival Rakyat Nusantara dirancang tidak hanya untuk mempererat kebersamaan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif. Menurutnya, semakin banyak ruang promosi yang diberikan kepada pelaku usaha lokal, semakin besar pula peluang peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pangdam juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat untuk menghadirkan program-program yang mendukung kemajuan UMKM.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, kita harus terus memberikan dukungan agar pelaku usaha semakin berkembang, mampu menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Pangdam.
Festival Rakyat Nusantara 2026 merupakan hasil kolaborasi Kodam XXIII/Palaka Wira, Kadin Sulawesi Tengah, dan TVRI Sulawesi Tengah. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM memperoleh kesempatan memperluas jaringan pemasaran, memperkenalkan produk kepada masyarakat luas, serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Keberhasilan menghadirkan 120 pelaku UMKM menjadi bukti bahwa Festival Rakyat Nusantara tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat serta menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM sebagai pilar ekonomi di Provinsi Sulawesi Tengah.

