Palu, 26 Agustus 2026 — Kodam XXIII/Palaka Wira mendukung pelaksanaan Workshop Administrasi Veteran dan Verifikasi Data di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Lotus Swiss-Belhotel Palu, Jalan Malonda, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Veteran Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi, S.H., M.H., dan dihadiri 70 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), PT Taspen, serta instansi terkait lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam XXIII/PW yang diwakili Irdam XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Gusti Nyoman Suryastawa, Kepala Bidang Administrasi Veteran Pusvet Bacadnas Kemhan Kolonel Inf Subarda Triwahyudi, S.I.P., Wakil Wali Kota Palu H. Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., perwakilan Polda Sulawesi Tengah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kodim 1306/Kota Palu, Lanal Palu, LVRI, PT Taspen, serta para peserta workshop.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat Veteran Bacadnas Kemhan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata penghormatan negara kepada para Veteran Republik Indonesia yang telah memberikan pengabdian dan pengorbanan dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.
“Pertemuan ini menjadi perekat sinergi untuk memastikan hak-hak veteran, mulai dari tanda kehormatan hingga kesejahteraan, tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Beliau menjelaskan, penataan organisasi melalui likuidasi Babinminvetcaddam berdasarkan Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor 1 Tahun 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pembinaan administrasi veteran di tingkat kewilayahan. Fungsi pembinaan administrasi veteran selanjutnya dilaksanakan oleh satuan kewilayahan, dengan pencatatan dan pendataan di tingkat Kodam dilaksanakan oleh Spersdam melalui Pabandya Sahlurvetcad dan di tingkat Kodim oleh Pasipers.
Workshop tersebut dinilai penting untuk memberikan pemahaman dan bimbingan teknis kepada personel kewilayahan, khususnya terkait mekanisme pengurusan Calon Veteran (Cavet), sehingga proses administrasi dapat dilaksanakan secara tepat, akurat, transparan, dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, dalam sambutan Pangdam XXIII/Palaka Wira yang dibacakan Irdam XXIII/Palaka Wira, disampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop yang dinilai memiliki arti penting dalam meningkatkan tertib administrasi, akurasi data, serta kualitas pelayanan kepada para Veteran Republik Indonesia.
“Administrasi dan verifikasi data veteran bukan sekadar persoalan pencatatan atau kelengkapan dokumen. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memberikan kepastian, penghormatan, dan pelayanan terbaik kepada para pejuang bangsa,” demikian disampaikan dalam sambutan Pangdam.
Pangdam juga menekankan pentingnya ketelitian dalam proses verifikasi untuk mencegah adanya data yang tidak valid, data ganda, maupun data yang belum terverifikasi. Data yang akurat menjadi dasar penting dalam pengambilan kebijakan serta pemberian pelayanan dan pemenuhan hak para veteran.
Untuk itu, seluruh unsur terkait diharapkan terus memperkuat sinergi, koordinasi, dan komunikasi agar berbagai permasalahan di lapangan dapat segera diselesaikan secara bersama-sama. Workshop juga diharapkan menghasilkan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas administrasi dan verifikasi data veteran di wilayah Sulawesi Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima pemaparan materi dari Kepala Bidang Pelayanan PT Taspen (Persero) Cabang Palu Donald Tius mengenai tunjangan veteran dan dana kehormatan. Materi berikutnya disampaikan Kepala Bidang Administrasi Veteran Pusvet Bacadnas Kemhan Kolonel Inf Subarda Triwahyudi, S.I.P., yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sambutan Kepala Pusat Veteran Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Asep Tardiana Wachgi, S.H., M.H. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya workshop.
Beliau berharap sinergi yang telah terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan administrasi dan data veteran yang akurat, terintegrasi, serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Semoga niat tulus kita untuk memberikan hak-hak terbaik bagi para patriot bangsa senantiasa mendapatkan rahmat dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam pengabdian kita kepada NKRI,” pungkasnya.
Melalui workshop ini, diharapkan pelayanan administrasi veteran di wilayah Sulawesi Tengah semakin tertib, responsif, dan tepat sasaran, sebagai bentuk penghormatan negara terhadap jasa dan pengorbanan para Veteran Republik Indonesia.

