Jasa Raharja Dukung Mudik Gratis Polri Presisi 2026, 4.009 Pemudik Diberangkatkan

Jakarta – Jasa Raharja menghadiri kegiatan pelepasan peserta program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang berlangsung di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H.

Program mudik gratis yang digagas Polri ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara pemerintah, kepolisian, dan berbagai lembaga untuk memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat. Kehadiran sejumlah kementerian dan BUMN, termasuk Jasa Raharja, mencerminkan sinergi kuat dalam memberikan pelayanan publik yang optimal.

Pelepasan peserta mudik secara resmi dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, Kakorlantas Polri, serta Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi.

Pada tahun ini, program Mudik Gratis Polri Presisi memberangkatkan 81 bus dengan total 4.009 pemudik menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kapolri menegaskan bahwa seluruh proses keberangkatan telah melalui prosedur ketat untuk menjamin keselamatan, khususnya bagi pengemudi dan penumpang.

“Sebelum diberangkatkan, kami memastikan seluruh pengemudi dalam kondisi sehat melalui tes urin, tes alkohol, dan pemeriksaan lainnya untuk mencegah hal-hal yang dapat membahayakan perjalanan,” ujar Kapolri.

Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Sebagai BUMN yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar melalui asuransi kecelakaan, Jasa Raharja sangat mendukung inisiatif kolaboratif seperti ini. Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa tingginya mobilitas masyarakat saat periode Lebaran membutuhkan koordinasi yang kuat antarinstansi. Oleh karena itu, program mudik gratis dinilai sebagai langkah strategis untuk mendukung sistem transportasi yang lebih tertib dan berkeselamatan.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar perlindungan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Prinsip kami adalah memberikan pelayanan yang responsif dan sepenuh hati,” tambahnya.

Melalui kolaborasi antara Polri, kementerian, dan berbagai lembaga termasuk Jasa Raharja, penyelenggaraan mudik tahun ini diharapkan dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan.

Lebih baru Lebih lama