Palu, 2 April 2026 – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia Sulawesi Tengah (Pengprov POBSI Sulteng) Masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dan menyatakan kesiapan penuh untuk membangkitkan kembali prestasi olahraga biliar di Sulawesi Tengah.
Ketua Umum Pengprov POBSI Sulteng, Andi Raharja Limbunan, usai pelantikan menegaskan bahwa konsolidasi organisasi di tingkat daerah menunjukkan progres signifikan. Saat ini, dari total 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, sebanyak 11 Pengurus Kabupaten (Pengkab) dan Pengurus Kota (Pengkot) telah aktif menjalankan roda organisasi.
“Pengkab yang sebelumnya sempat mati, seperti Donggala dan Sigi, sudah saya hidupkan kembali. Sekarang fokus terakhir kami adalah memastikan pembentukan pengurus di Parigi Moutong berjalan kondusif agar pembinaan atlet di sana bisa segera dimulai,” ujar Andi Raharja saat diwawancarai di Palu, Sabtu (02/4/2026).
•Target Tembus 10 Besar Nasional
Mengenai target prestasi, Andi Raharja mematok capaian yang ambisius untuk kontingen Sulawesi Tengah. Ia berharap Sulteng mampu menembus posisi 10 besar nasional dengan perolehan minimal 30 medali emas pada ajang-ajang mendatang.
Optimisme tersebut didorong oleh munculnya talenta-talenta muda berbakat yang telah menorehkan prestasi di level nasional hingga Asia. Di antaranya Jaden Kennet (16 tahun) yang berhasil menembus delapan besar tingkat Asia, serta Fajar Alambri (15 tahun) yang sudah berprestasi di tingkat nasional.
“Dengan kepengurusan yang solid dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, serta dukungan pembinaan atlet muda yang terstruktur, kami yakin biliar Sulteng akan kembali bangkit dan berbicara di kancah nasional,” tegas Andi Raharja.
Langkah reaktivasi kepengurusan dan fokus pada pembinaan usia dini menjadi strategi utama POBSI Sulteng untuk mengembalikan kejayaan olahraga biliar di Bumi Tadulako.
